
Inaranews.id,BINTAN-Pemerintah Kabupaten Kabupaten Bintan terus berupaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok selama bulan Ramadan hingga menjelang Idul Fitri. Salah satu langkah yang dilakukan yakni melalui pelaksanaan Operasi Pasar Murah yang digelar di Pasar Baru Tanjung Uban, Jumat (13/03).
Kegiatan tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat, khususnya kaum ibu rumah tangga yang memanfaatkan kesempatan untuk membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Sejak pagi hari, warga terlihat memadati lokasi pasar murah untuk mendapatkan bahan pokok seperti beras, gula pasir, minyak goreng, telur ayam, ayam potong hingga tepung premium.
Sekretaris Daerah Bintan, Ronny Kartika, turut meninjau langsung pelaksanaan pasar murah tersebut. Dalam kesempatan itu, Ronny mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus menjaga daya beli masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan selama Ramadan dan menjelang Lebaran.
Menurutnya, menjelang hari raya biasanya terjadi peningkatan permintaan berbagai kebutuhan pokok yang berpotensi memicu kenaikan harga di pasaran. Oleh karena itu, pemerintah daerah berupaya melakukan langkah antisipasi melalui operasi pasar murah serta pemantauan rutin terhadap kondisi harga dan pasokan di lapangan.
“Yang pertama stabilitas harga yang harus kita jaga. Kita tidak ingin ada lonjakan harga apalagi mendekati lebaran. Harapannya mudah-mudahan ini bisa sedikit meringankan dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Ronny di sela-sela peninjauan.
Ronny juga menyampaikan bahwa hingga saat ini kondisi harga bahan pokok di lapangan masih terpantau relatif stabil. Beberapa komoditas memang mengalami kenaikan harga, namun masih berada dalam batas yang wajar dan tetap di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.
Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah melalui Satgas Pangan terus melakukan pemantauan secara berkala di pasar-pasar tradisional maupun toko sembako guna memastikan tidak terjadi lonjakan harga yang signifikan.
“Sampai saat ini harga-harga masih normal, ada beberapa yang naik tapi masih dalam taraf normal. Satgas Pangan kita juga terus memantau di lapangan. Termasuk stok bahan pokok juga dari update terakhir itu mencukupi hingga lebaran,” tambahnya.
Selain memastikan stabilitas harga, pemerintah juga memastikan bahwa ketersediaan bahan pokok di wilayah Bintan tetap aman. Berdasarkan laporan terbaru dari distributor dan pihak terkait, stok sejumlah komoditas penting seperti beras, minyak goreng, gula pasir, serta bahan pangan lainnya dipastikan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga pasca Lebaran.
Pelaksanaan Operasi Pasar Murah ini diselenggarakan oleh Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bintan dengan menggandeng sejumlah pihak swasta dan distributor. Di antaranya seperti Alfamart, Indomaret, CV. RBA, PT. BKss, Japfa Group, serta Perum Bulog bersama para pengusaha ungggas di Bintan.
Melalui kolaborasi tersebut, masyarakat dapat memperoleh berbagai komoditas dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasaran. Beberapa komoditas yang disediakan dalam pasar murah antara lain beras SPHP, beras Harumas, gula pasir, minyak goreng, ayam potong, telur ayam serta tepung premium.
Usai meninjau pelaksanaan pasar murah, Sekda Bintan bersama jajaran Satgas Pangan dan pihak Kepolisian Resor Bintan melanjutkan peninjauan ke sejumlah stand pedagang di sekitar pasar serta beberapa toko sembako yang berada di kawasan tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Ronny juga berdialog langsung dengan para pedagang untuk mengetahui kondisi harga di tingkat pedagang, pasokan barang dari distributor, serta perkembangan daya beli masyarakat dalam beberapa pekan terakhir. Dari hasil dialog tersebut diketahui bahwa aktivitas jual beli mulai menunjukkan peningkatan seiring semakin dekatnya perayaan Idul Fitri.
Pemerintah Kabupaten Bintan berharap kegiatan pasar murah ini dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus menjaga stabilitas harga di pasaran selama periode Ramadan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri.




